logo Kompas.id
β€Ί
Politik & Hukumβ€ΊMayoritas Fraksi Belum...
Iklan

Mayoritas Fraksi Belum Mendukung Pembentukan Pansus Jiwasraya

Langkah Fraksi Demokrat dan PKS yang mengusulkan pembentukan panitia khusus hak angket sepertinya belum bisa berjalan mulus. Sebab, mayoritas fraksi di Panitia Kerja Jiwasraya belum mendukung rencana itu.

Oleh
DHANANG DAVID ARITONANG / I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/eWmVS1wIcj6_b9E6OJYkcd-q52I=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F20200204_ENGLISH-JIWASRAYA_A_web_1580829093.jpg
KOMPAS/PRIYOMBODO

Warga melintas di depan Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta, Kamis (9/1/2020). Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan terhadap Jiwasraya pada 2018 menemukan kejahatan korporasi dalam pengelolaan perusahaan yang berakibat pada kerugian secara internal dan kerugian negara.

JAKARTA, KOMPAS β€” Mayoritas fraksi yang tergabung dalam Panitia Kerja Jiwasraya belum mendukung rencana Fraksi Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera membentuk panitia khusus hak angket. Hal ini berpotensi mempersulit langkah Demokrat dan PKS agar usulan pansus hak angket ini bisa disetujui dalam rapat paripurna.

Anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem, Taufik Basari, menuturkan, fraksinya ingin lebih mengoptimalkan ketiga panja yang ada untuk mengusut tuntas kasus Jiwasraya. Taufik berpandangan, hal yang paling penting untuk diperhatikan saat ini adalah memastikan penuntasan kasus Jiwasraya dan mengedepankan hak-hak nasabah serta perekonomian Indonesia.

Editor:
Andy Riza Hidayat
Bagikan