Kesehatan Masyarakat
Mengurangi Waktu Duduk dengan Olahraga Turunkan Risiko Kematian Penderita Diabetes
Melakukan olahraga yang cukup dapat menangkal peningkatan risiko kematian akibat duduk terlalu lama.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F06%2F27%2F5e2c356c-ffc1-422d-9cee-81ce6b487619_jpg.jpg)
Warga berolahraga di jalur inspeksi Kanal Banjir Timur, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2024). Hasil studi terbaru menunjukkan bahwa berolahraga di lingkungan alami, seperti ruang terbuka hijau, lebih bermanfaat dibandingkan saat melakukan aktivitas fisik tersebut di dalam ruangan. Manfaat melakukan aktivitas atau berolahraga di ruang terbuka hijau ini tidak hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga mental.
JAKARTA, KOMPAS — Duduk dalam waktu yang terlalu lama merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan terkait dengan peningkatan risiko kematian. Berolahraga yang cukup dapat menangkal peningkatan risiko kematian yang terkait dengan duduk dalam waktu lama setiap hari, bahkan untuk penderita diabetes.
Temuan ini dilaporkan dalam studi baru para peneliti Columbia University Mailman School of Public Health dalam jurnal Diabetes Care edisi Juli 2024. Para peneliti dalam studi ini merekomendasikan orang dewasa penderita diabetes lebih banyak melakukan aktivitas fisik untuk mengimbangi risiko kematian yang terkait dengan waktu duduk yang berlebihan.