logo Kompas.id
โ€บ
Politik & Hukumโ€บDemokrasi Digital Hadapi...
Iklan

Demokrasi Digital Hadapi Tantangan, Upaya Mitigasi Perlu Dilakukan

Tantangan demokrasi digital beragam, di antaranya upaya peretasan. Pemangku kebijakan dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama agar demokrasi terjaga menjelang dan saat Pemilu 2024.

Oleh
REBIYYAH SALASAH
ยท 1 menit baca
Peneliti Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan, Shevierra Danmadiyah (kedua dari kiri), diapit anggota Tim Reaksi Cepat Serangan Digital (TRACE), Farhanah, serta Program Officer Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Usep Hasan Sadikin dalam diskusi publik bertajuk Tantangan Demokrasi Digital Menuju Tahun Politik 2024โ€ yang digelar SAFEnet, Kamis (8/12/2022), di Jakarta.
REBIYYAH SALASAH

Peneliti Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan, Shevierra Danmadiyah (kedua dari kiri), diapit anggota Tim Reaksi Cepat Serangan Digital (TRACE), Farhanah, serta Program Officer Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Usep Hasan Sadikin dalam diskusi publik bertajuk Tantangan Demokrasi Digital Menuju Tahun Politik 2024โ€ yang digelar SAFEnet, Kamis (8/12/2022), di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS โ€” Menjelang Pemilu 2024, demokrasi di ranah digital di Indonesia diyakini bakal menghadapi berbagai tantangan. Tantangannya antara lain eksploitasi data pribadi untuk kampanye politik, gangguan keamanan digital, dan gangguan penggunaan hak pilih. Untuk itu, perlu adanya upaya mitigasi dari pemangku kepentingan maupun masyarakat sipil agar demokrasi digital tetap terus terjaga.

Hal itu terungkap dalam diskusi publik bertajuk โ€Tantangan Demokrasi Digital Menuju Tahun Politik 2024โ€ yang digelar SAFEnet, Kamis (8/12/2022), di Jakarta. Salah satu pembicara dalam diskusi, peneliti Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan, Shevierra Danmadiyah, menyoroti gangguan terhadap pelindungan data pribadi. Menurut dia, eksploitasi data pribadi berpotensi jadi ancaman menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, terutama jika digunakan untuk kampanye memakai strategi microtargeting.

Editor:
SUHARTONO
Bagikan