PENYAKIT MULUT DAN KUKU
Warga Waspada, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi Penyakit Mulut dan Kuku
Kalangan warga menyikapi wabah penyakit mulut dan kuku dengan lebih waspada saat membeli daging ternak. Penanganan wabah jangan meninggalkan aspek sosialisasi agar masyarakat tidak panik dan tidak keliru.

Kesibukan di kedai sop buntut Jalan Kemudi, Surabaya, Jumat (13/5/2022) siang. Wabah penyakit mulut dan kuku yang menyerang sebagian populasi ternak di Jawa Timur berpotensi menimbulkan keresahan dan mengusik selera masyarakat dalam mengonsumsi daging dan berbagai olahannya. Daging dari ternak yang sakit tetap aman dikonsumsi jika diolah dengan benar dan matang.
Wabah penyakit mulut dan kuku yang menyerang populasi ternak di 12 kabupaten/kota di Jawa Timur memicu kewaspadaan warga Surabaya saat mengonsumsi daging. Di tengah penanganan wabah, aparatur terpadu perlu memastikan pengendalian harga daging agar terkontrol.
Selain itu, wabah berpotensi mengusik selera masyarakat mengonsumsi daging. Warga sementara bisa kehilangan selera mengonsumsi makanan berbahan daging ternak. Sosialisasi perlu digencarkan agar wabah tidak mengganggu pola konsumsi masyarakat karena daging ternak masih menjadi sumber utama protein dan lemak hewani.