logo Kompas.id
NusantaraTak Lagi ke Luar Negeri berkat...
Iklan

PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Tak Lagi ke Luar Negeri berkat Mandiri di Kampung Sendiri

Kewirausahaan dan pengelolaan kopi jadi senjata sejumlah mantan pekerja migran agar mereka bisa sejahtera dengan tinggal di kampung, tak perlu lagi mencari kerja ke luar negeri.

Oleh
WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO, ISMAIL ZAKARIA
· 1 menit baca
Koordinator Komunitas Sindubumi Mardiah menunjukkan hasil karya kelompok mantan buruh migran di Desa Sindupaten, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (23/4/2022).
WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Koordinator Komunitas Sindubumi Mardiah menunjukkan hasil karya kelompok mantan buruh migran di Desa Sindupaten, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (23/4/2022).

Bagi Robinah (50), Lebaran adalah waktu penuh kebahagiaan sekaligus momen mengenang derita ditinggal putranya. Luka itu melecut warga Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo di Jawa Tengah ini untuk mandiri di kampung sendiri dan purna sebagai buruh migran di luar negeri.

Pada Lebaran 2005, anak sulung Robinah, Ari Mutamir (16), meninggal dunia di Wonosobo. Lebih memedihkan lagi, ia kala itu masih di Singapura karena kontraknya belum selesai.

Editor:
JOHANES GALUH BIMANTARA
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 2 dengan judul "Tak Lagi ke Luar Negeri berkat Mandiri di Kampung Sendiri".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan