Pemilu 2024
Percetakan hingga Industri Makanan-Minuman Nikmati ”Guyuran” Uang Jelang Pemilu
Apabila ditambah anggaran pemerintah, total belanja swasta dan pemerintah untuk Pemilu 2024 mencapai Rp 294,5 triliun.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2019%2F01%2F20%2F7ab09e21-995b-4b8e-9e7e-e4fcbdbaab93_jpg.jpg)
Operator memeriksa hasil cetakan surat suara Pemilu 2019 di percetakan PT Gramedia, Jakarta, Minggu (20/1/2019). KPU RI mulai melakukan pencetakan perdana surat suara untuk Pemilu 2019 di enam perusahaan konsorsium percetakan. Total jumlah surat suara yang akan dicetak PT Gramedia adalah 292.019.984 lembar surat suara untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
JAKARTA, KOMPAS — Banjir likuiditas di perekonomian Indonesia pada periode pemilu presiden dan anggota legislatif turut memicu peningkatan konsumsi masyarakat. Sektor industri, mulai dari percetakan, transportasi, sampai makanan-minuman, ikut merasakan berkah dari meningkatnya uang beredar jelang pemilu.
Kompas mencatat, pemerintah mulai menggelontorkan dana pemilu sekitar 20 bulan sebelum berlangsungnya pemilu atau pada 2022. Secara keseluruhan, anggaran untuk Pemilu 2024 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022-2024 tercatat Rp 71,3 triliun.