perikanan
Hadapi Resesi Global, Dorong Pasar Domestik
Hilirisasi komoditas perikanan dinilai membuka peluang pasar baru di tengah perlambatan permintaan akibat resesi ekonomi global. Butuh kolaborasi seluruh pemangku kepentingan guna menggarap peluang hulu-hilir sektor itu.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2021%2F12%2F15%2Fbbfe0b8b-1393-4d34-9429-853ea4fc2304_jpg.jpg)
Pekerja borongan memisahkan tongkol yang baru keluar dari lambung kapal pencari ikan berdasarkan ukurannya di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (15/12/2021).
JAKARTA, KOMPAS — Ancaman resesi ekonomi global terhadap sektor perikanan dinilai perlu diantisipasi dengan sejumlah strategi. Strategi itu antara lain dengan mendorong diversifikasi produk dan pasar, termasuk menggarap pasar dalam negeri. Peluang pasar premium produk perikanan di dalam negeri mulai dilirik pelaku usaha.
Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Erwin Dwiyana mengemukakan, resesi global terindikasi dari perlambatan pertumbuhan ekonomi (PDB) pada beberapa negara tujuan utama ekspor perikanan Indonesia. Perlambatan ekonomi diproyeksikan menurunkan permintaan. Negara tujuan utama ekspor perikanan Indonesia antara lain Amerika Serikat (AS), Jepang, serta negara-negara Uni Eropa dan ASEAN.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 10 dengan judul "Pasar Ekspor Tertekan, Dorong Pasar Domestik".
Baca Epaper Kompas