Bedah Buku
Gagasan Pedagogi Transformatif HAR Tilaar Tetap Relevan
Gagasan pedagogi transformatif HAR Tilaar mengawinkan pedagogi kritis dan nilai Pancasila. Gagasan pedagogi seperti ini tetap relevan di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F10%2F20201031korh-sd-di-kelapa-tinggi_1604141250.jpg)
Agus (8), siswa kelas 3 SD Kristen Kelapa Tinggi, Kecamatan Kupang Tengah, mengerjakan soal di depan kelas, Februari 2020. Inilah salah satu dari ribuan gedung sekolah di NTT yang tidak layak pakai.
JAKARTA, KOMPAS — Gagasan pedagogi transformatif yang dicetuskan tokoh pendidikan HAR Tilaar akan tetap relevan di tengah kemajuan pesat inovasi teknologi pendidikan. Gagasan pedagogi ini bersumber pada diri manusia yang dinamis dan pendidikan yang harus selalu merespons dinamika perubahan tanpa meninggalkan nilai tradisi kebudayaan.
Dosen Universitas Negeri Semarang, Edi Subkhan, menyampaikan pandangan itu dalam peluncuran buku Pedagogik Transformatif dalam Era Digital Education: Suatu Tantangan, Senin (2/11/2020), di Jakarta. Peluncuran buku itu sekaligus untuk memperingati satu tahun meninggalnya tokoh pendidikan HAR Tilaar yang meninggal pada usia ke-87, Rabu (30/10/2019) di Jakarta.