logo Kompas.id
UtamaEkosistem Ekonomi Digital...
Iklan

Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia Makin Matang

Ekosistem ekonomi digital Indonesia semakin matang seiring pesatnya pertumbuhan industri digital Tanah Air. Investor global juga terus berlomba-lomba menyuntikkan dana segar ke perusahaan rintisan Indonesia

Oleh
SEKAR GANDHAWANGI
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/qOMhzmBMb5YC3HqqVYB9LPpVma8=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F10%2F452beac9-bff2-453f-999c-ebdd6645aa38_jpg.jpg
KOMPAS/SEKAR GANDHAWANGI

Tech in Asia Conference dilaksanakan di Jakarta pada 8-9 Oktober 2019.

JAKARTA, KOMPAS — Ekosistem ekonomi digital Indonesia semakin matang seiring pesatnya pertumbuhan industri digital Tanah Air. Investor global juga terus berlomba-lomba menyuntikkan dana segar ke perusahaan rintisan Indonesia meskipun perekonomian dunia tengah bergejolak.

”Pendanaan ekonomi digital akan tetap sehat terlepas dari tantangan ekonomi global. Pendanaan tersebut berlaku dari investor kepada perusahaan rintisan (start up) hingga perusahaan unikorn atau yang nilai valuasinya lebih dari 1 miliar dollar AS,” kata Joint Head Investment Group Temasek Rohit Sipahimalani dalam acara Tech in Asia Conference 2019 di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Editor:
M Fajar Marta
Bagikan