REHABILITASI PASCABENCANA
Ratusan Bilik Huntara di Sulteng Tak Ditempati
Sebanyak 915 kamar atau bilik hunian sementara untuk penyintas gempa bumi di Sulawesi Tengah tak ditempati.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F08%2Fc96697bf-f961-4c72-915a-6113665e9c62_jpg.jpg)
Tampak unit hunian sementara yang tak ditempati di Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng, Kamis (22/8/2019). Huntara tak ditempati karena penyintas lebih memilih tinggal di rumahnya yang telah diperbaiki pascagempa 28 September 2018.
SIGI, KOMPAS - Sebanyak 915 kamar atau bilik hunian sementara untuk penyintas gempa bumi di Sulawesi Tengah tak ditempati. Hal itu disebabkan perencanaan yang tak matang soal penerima manfaat atau penghuni hingga masih belum terjaminnya fasilitas penunjang hunian.
Hunian sementara (huntara) yang tak ditempati tersebut antara lain di Desa Pandere dan Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng. Semua huntara dirancang berbentuk rumah panggung dengan konstruksi utama papan lapis dan baja ringan.