logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊDikejar Gajah Pembunuh
Iklan

Dikejar Gajah Pembunuh

Bukan baru sekali ini saya bertemu gajah liar. Pertemuan dengan mereka di dalam hutan berjalan baik-baik saja. Ironisnya, ketika bertemu gajah liar di dekat permukiman penduduk, saya justru dikejar gajah pimpinan kelompok yang konon pernah membunuh seorang manusia. Tubuh pun gemetar menahan rasa takut.

Oleh
SYAHNAN RANGKUTI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/Yt6VEMPXBGlvJq1ucK7NJp_ev8g=/1024x628/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F06%2F20190611sah-gajah-minas-2_1560243047.jpg
PUSAT LATIHAN GAJAH MINAS

Sampai saat ini 11 gajah liar masih berkeliaran di antara kebun warga di Kelurahan Agrowisata, Palas, dan Maharani, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Kawanan gajah itu memakan tanaman warga, terutama yang tidak dijaga.

Bukan baru sekali ini saya bertemu gajah liar. Pertemuan dengan mereka di dalam hutan berjalan baik-baik saja. Ironisnya, ketika bertemu gajah liar di dekat permukiman penduduk, saya justru dikejar gajah pimpinan kelompok yang konon pernah membunuh seorang manusia. Tubuh pun gemetar menahan rasa takut.

Sehari menjelang Lebaran 5 Juni 2019, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau merilis berita kepada media di Pekanbaru. Rilis menginformasikan, mahout (pawang gajah) dari Pusat Latihan Gajah Minas, Kabupaten Siak, Riau,  sudah beberapa hari menggiring 11 gajah liar yang masuk ke ladang warga di Kelurahan Agrowisata, Palas, dan Maharani, Kota Pekanbaru. Intinya, BBKSDA Riau ingin mengatakan, pada saat pegawai instansi lain berlibur mempersiapkan Lebaran, pekerja lapangan mereka justru semakin intensif mengawal gajah.

Editor:
Sri Rejeki
Bagikan