STRATEGI PEMILU 2024
Presiden Minta Enam Parpol Rukun dan Kompak
Enam ketua umum partai politik pendukung pemerintah bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak ikut dalam pertemuan tersebut.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F05%2F02%2F9e0ab7da-5d1a-4dc1-9067-9f02295d717c_jpg.jpg)
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Mardiono (dari kiri ke kanan) berpose di luar Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam, usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
- Enam dari tujuh ketua umum parpol koalisi pendukung pemerintah bertemu Presiden Joko Widodo.
- Dalam pertemuan disebut tidak ada pembahasan khusus soal koalisi parpol terkait Pemilu 2024.
- Presiden disebut meminta ketua umum parpol yang hadir untuk kompak dan rukun serta bekerja sama demi bangsa dan negara.
JAKARTA, KOMPAS – Presiden Joko Widodo bertemu dengan enam dari tujuh ketua umum partai politik koalisi pemerintahan, Selasa (2/5/2023) malam. Dalam pertemuan selama sekitar 2,5 jam itu, Presiden menyampaikan perkembangan kondisi bangsa, tantangan bangsa ke depan, serta harapan agar partai politik bisa rukun dan kompak bekerja sama.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 2 dengan judul "Presiden Minta Enam Parpol Rukun dan Kompak".
Baca Epaper Kompas