KESEHATAN HEWAN
PMK Kembali Mencuat di Boyolali, Pengawasan Lalu Lintas Ternak Diperketat
Kasus PMK kembali ditemukan di Boyolali, Jateng. Puluhan sapi tertular penyakit itu sejak Januari lalu.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F12%2Fa5d7d77e-780d-4789-802f-3dc3915cde67_jpg.jpg)
Petugas memeriksa kesehatan setiap sapi sebelum diturunkan dari kendaraan di Pasar Hewan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/5/2022).
BOYOLALI, KOMPAS — Kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK pada ternak kembali ditemukan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Temuan awal kasus berasal dari sapi yang berasal dari luar daerah tersebut. Upaya antisipasi digencarkan melalui pengetatan lalu lintas ternak dan vaksinasi.
Berdasarkan laporan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, kasus PMK muncul lagi pada Januari lalu. Hingga April ini, terdapat 41 ekor ternak yang tertular penyakit tersebut. Sebaran kasus berada di tiga kecamatan, yaitu Cepogo, Ampel, dan Tamansari.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 11 dengan judul "Pengawasan Diperketat di Boyolali ".
Baca Epaper Kompas