logo Kompas.id
NusantaraTak Ada Lagi ”Ngumpul” Bareng ...
Iklan

Tak Ada Lagi ”Ngumpul” Bareng Setelah Mencoblos

Tak seperti pilkada-pilkada sebelumnya, tidak ada lagi kumpul bareng warga seusai mencoblos. Pandemi mengubah banyak hal.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/D_mQle5ZNF0cVDHvzASUijrYYGU=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F12%2F20201209RAM-Tinta_1607511257.jpg
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Petugas meneteskan tinta ke kelingking pemilih di Tempat Pemungutan Suara 4 Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/12/2020).

Tidak seperti biasa, setelah menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara atau TPS dalam pilkada kabupaten, Wahidin (43), warga Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, bergegas pulang. Situasi ini terasa janggal baginya karena tidak ada lagi senda gurau atau kumpul-kumpul warga sehabis mencoblos.

”Pilkada kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya seusai mencoblos kami ngumpul bareng,” ujar Wahidin setelah menyalurkan hak pilihnya di TPS 04 Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Rabu (9/12/2020).

Editor:
gesitariyanto
Bagikan