Relasi Orangtua-Anak
Saling Memahami supaya Sama-sama Bisa Senyum Berseri-seri
Relasi yang buruk dengan orangtua membuat emosi jadi tak stabil.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2019%2F12%2F20%2F912f7a7c-f0a3-4e79-a478-030cf6e2c96b_jpg.jpg)
Warga memeluk ibu mereka saat acara menyambut peringatan Hari Ibu di Desa Tanjung, Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (20/12/2019). Kegiatan itu digelar sebagai wujud terima kasih atas jasa para ibu dalam keluarga.
Ibarat fondasi rumah, dukungan emosional keluarga penting untuk membangun karakter anak yang sehat secara mental. Apabila tak ada, anak rentan terjerembap masalah mental.
Hal ini dialami Chintya Angesty (23). Sejak mengenyam pendidikan dasar, ia terbiasa menghadapi segalanya sendiri. ”Jadi kayakaku enggak didampingi ketika menghadapi masalah,” tuturnya, Jumat (9/8/2024).
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Saling Memahami supaya Sama-sama Bisa Senyum Berseri-seri".
Baca Epaper Kompas