TRANSPORTASI
Kemacetan Parah di Jakarta Utara, Integrasi Transportasi Dibutuhkan
Harus ada batas antara aktivitas bongkar muat di pelabuhan dengan kepentingan angkutan umum dan pariwisata sebagai solusi atas kemacetan yang selama ini terjadi di jalanan Jakarta Utara.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2019%2F11%2F09%2F01df6023-6fc2-430b-b6f8-ddb3f872d932_jpg.jpg)
Truk kontainer melewati kolong jalan tol pelabuhan di Jalan Jampea, Jakarta Utara, Jumat (8/11/2019).
JAKARTA, KOMPAS - Kawasan pesisir utara Jakarta butuh ditata dengan membuat zonasi agar ada batas antara aktivitas bongkar muat di pelabuhan dengan kepentingan angkutan umum dan pariwisata. Jalur transportasi antarmoda juga perlu diintegrasikan sebagai solusi atas kemacetan yang selama ini terjadi di jalanan Jakarta Utara.
Hal itu diungkapkan beberapa pihak dalam grup diskusi terpumpun yang digelar Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) di Auditorium PT Pelabuhan Indonesia Regional 2, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2023) kemarin. Selain DTKJ dan Pelindo 2, acara tersebut juga dihadiri oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.