Halte Transjakarta
Transjakarta Berupaya Tingkatkan Pendapatan Nontiket dengan Halte Ikonik
Transjakarta berupaya meningkatkan pendapatan nontiket lewat revitalisasi halte, penjualan hak penamaan halte bus, dan sertifikasi serta standardisasi pramudi, operator, dan pemerintah daerah.

Tugu Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia tampak dari sekitar Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jumat (14/10/2022).
JAKARTA, KOMPAS — Transjakarta menargetkan pendapatan nontiket atau non-farebox sebesar 24 persen pada 2025. Upaya untuk mewujudkannya dengan revitalisasi halte, penjualan hak penamaan halte bus, dan sertifikasi serta standardisasi pramudi, operator, dan pemerintah daerah.
Direktur Pelayanan dan Pengembangan Transjakarta Lies Permana Lestari menyebutkan, revitalisasi halte merupakan upaya mengejar pendapatan non-farebox dengan tetap mengedepankan pelayanan. Transjakarta berupaya menciptakan ruang publik bagi pelanggan supaya mobilitas terjaga dan tetap produktif.