Pembangunan Kependudukan
Waspadai Dampak Pandemi pada Generasi X dan Milenial
Pandemi yang terjadi di tengah bonus demografi menghadirkan tantangan ekonomi yang tak ringan bagi generasi X dan milenial yang merupakan generasi usia produktif Indonesia.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2FAksi-Unjuk-Rasa-Karyawan-dan-Pengusaha-Hiburan_90587525_1595345620.jpg)
Aksi massa yang tergabung dalam Aliansi Karyawan Hiburan dan Pengusaha Hiburan menggelar aksi damai di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020). Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka tempat hiburan malam dalam masa pembatasan sosial berskala besar transisi fase kedua di Jakarta. Peserta aksi juga menuntut perhatian dan solusi bagi mereka yang sudah menjadi pengangguran.
JAKARTA, KOMPAS — Sebanyak 68 persen penduduk Indonesia usia produktif didominasi oleh generasi X berusia 40-55 tahun dan generasi milenial berumur 24-39 tahun. Kelompok usia ini harusnya bekerja atau berproduksi. Namun, pandemi Covid-19 membuat banyak di antara mereka harus kehilangan pendapatan, bahkan kehilangan pekerjaan dan menganggur.
Penduduk usia produktif usia 15-64 tahun saat ini mencapai 187 juta jiwa, terbesar dalam sejarah Indonesia. Besarnya penduduk usia produktif berpotensi menjadi penggerak ekonomi dan pencapaian kesejahteran yang tinggi. Namun, jika gagal dikelola, bisa menjadi pemicu berbagai persoalan, termasuk politik dan keamanan.