Pangan Pokok
Pemerintah Minta Stok Beras Hasil Panen Raya Jangan Ditahan
Kalau ingin harga beras tidak naik, pelaku usaha jangan menahan stok beras hasil panen raya. Keluarkan stok itu.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F03%2F17%2Fdb11702d-039d-4120-85cb-e2af5cdb688d_jpg.jpg)
Foto udara buruh tani mulai menanam benih padi varietas Inpari 32 di areal persawahan di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Kawarang, Jawa Barat, Minggu (17/3/2024).
JAKARTA, KOMPAS — Harga beras terus merangkak naik hingga pekan ketiga Juli 2024. Untuk itu, pemerintah meminta para pelaku usaha tidak menahan stok beras hasil panen raya April-Mei 2024. Perum Bulog juga diminta segera menggelar operasi pasar beras terfokus.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per pekan ketiga Juli 2024, harga rerata nasional beras di tingkat eceran Rp 15.078 per kilogram (kg). Harga tersebut naik 0,27 persen dibandingkan dengan harga rerata beras pada Juni 2024.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 10 dengan judul "Pemerintah Minta Stok Beras Hasil Panen Raya Jangan Ditahan".
Baca Epaper Kompas