kebijakan moneter
Bunga Acuan Rendah Percepat Pemulihan
BI berharap perbankan bisa menurunkan bunga kredit untuk mendorong pemulihan ekonomi. Sejak awal Januari hingga November 2020, BI sudah menurunkan suku bunga acuan, BI 7-day Reverse Repo Rate, sebesar 125 basis poin.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F02%2F20190221_LOGO-BANK-INDONESIA_A_web_1550755128.jpg)
Warga melintas di depan logo Bank Indonesia di pagar akses masuk kawasan Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (21/02/2019).
JAKARTA, KOMPAS — Bank Indonesia optimistis suku bunga acuan yang rendah dapat mengakselarasi pemulihan ekonomi nasional yang tengah terimbas pandemi Covid-19. Kredit perbankan akan tumbuh dan aliran modal asing tetap akan deras masuk ke Indonesia.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 November 2020 memutuskan menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps), dari 4 persen menjadi 3,75 persen. Bunga acuan ini merupakan suku bunga acuan terendah sejak BI mengganti BI Rate menjadi BI 7-day Reverse Repo Rate pada 19 Agustus 2016.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 1 dengan judul "Bunga Acuan Rendah Percepat Pemulihan".
Baca Epaper Kompas