pandemi covid-19
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Jadi Acuan Pemulihan Ekonomi
Pemulihan kesehatan dan ekonomi akibat Covid-19 dapat dilakukan dengan tetap mengacu pada agenda SDGs. Pemerataan akses digital menjadi bagian penting untuk memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F09%2F18be885c-a182-4b80-8aa2-ce23fa8000a7_jpg.jpg)
Kereta api melintasi kawasan padat penduduk di Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2020). Tahun ini, Indonesia mempunyai hajatan besar, yakni Sensus Penduduk 2020 untuk keperluan proyeksi penduduk dan indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
JAKARTA, KOMPAS — Pandemi Covid-19 telah berdampak pada setiap sektor kehidupan manusia, khususnya pada kesehatan dan ekonomi. Sebagai upaya pemulihan, agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 harus tetap menjadi acuan untuk mengakselerasi pemulihan kesehatan dan pertumbuhan ekonomi.
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Oktober 2020 kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi minus 4,4 persen. Sementara tingkat pengangguran global diproyeksikan 7,09 persen, dan akan ada 80 juta orang berada dalam keadaan ekstrem miskin dengan pendapatan 1,9 dollar AS per hari atau sekitar Rp 27.800 per hari.