logo Kompas.id
UtamaAnak Orangutan Kalimantan...
Iklan

SATWA DILINDUNGI

Anak Orangutan Kalimantan Diduga Akan Dijual

Oleh
COKORDA YUDISTIRA
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/wNe8-QgKZvlCB_K9HOtT01UUKSI=/1024x526/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F03%2F20190325cokg-anak-orangutanSILO.jpg
KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA

Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Komisaris Besar Ruddi Setiawan (tengah) menggendong anak orangutan kalimantan yang hendak diselundupkan ke luar negeri melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dalam konferensi pers di Badung, Bali, Senin (25/3/2019). Polisi menetapkan seorang warga negara Rusia bernama Andrei Zhestkov (27) sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan satwa dilindungi menyusul pengungkapan kasus itu pada Jumat (22/3) lalu. Dalam jumpa pers hadir pula General Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Haruman Sulaksono (kanan) dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar I Putu Terunanegara (kiri).

BADUNG, KOMPAS - Pihak kepolisian di Bali menetapkan Andrei Zhestkov (27), warga negara Rusia, sebagai tersangka kasus penyelundupan satwa dilindungi ke luar negeri. Andrei diduga akan menjual satwa dari Indonesia, termasuk anak orangutan kalimantan, yang dibawanya dari Indonesia.

Hingga Senin (25/3/2019), Andrei masih ditahan di Kantor Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Adapun anak orangutan (Pongo pygmaeus) yang hendak diselundupkan tersangka dititipkan di Taman Safari Indonesia Bali Safari and Marine Park di Gianyar untuk diobservasi dan dipulihkan kondisi kesehatannya.

Editor:
agnespandia
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 0 dengan judul "Anak Orangutan Kalimantan Diduga Akan Dijual".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan