Jurusan SBMPTN
Menimbang Pilihan Jurusan dan Masa Depan Dunia Kerja
Memilih jurusan atau program studi di perguruan tinggi tidak cukup hanya melihat potensi, minat, dan bakat, tetapi juga perlu mempertimbangkan persaingan peminat dan prospeknya dalam dunia kerja.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2Ff91d7031-4f49-4906-a5b6-53726ea4b55e_jpg.jpg)
Peserta mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta di Depok, Jawa Barat, Senin (26/4/2021). Kompas/Hendra A Setyawan (HAS)
Memilih jurusan atau program studi di perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru bukan perkara mudah. Tidak cukup hanya melihat potensi, minat, dan bakat tetapi juga perlu mempertimbangkan persaingan peminat dan prospeknya dalam dunia kerja masa depan.
Hasil penerimaan mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diumumkan pada 14 Juni lalu menunjukkan, jumlah pendaftar yang lolos masuk 85 PTN mencapai 184.942 orang atau 23,8 persen dari total pendaftar (777.858).
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 0 dengan judul "Menimbang Pilihan Jurusan dan Masa Depan Dunia Kerja".
Baca Epaper Kompas