logo Kompas.id
β€Ί
Risetβ€ΊMyanmar di Ambang Perang...
Iklan

Myanmar di Ambang Perang Saudara

Situasi politik Myanmar yang memburuk membangun api dalam sekam. Jika gagal dikelola, potensi perang saudara menjadi ancaman serius.

Oleh
Rangga Eka Sakti
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/lq3a29eest0cuneuWJjBbb2xGiU=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2Faa840faf-4ade-4148-89b6-8bff6c839af0_jpg-720x405.jpg
AP

Warga mengamati alat berat yang digunakan untuk memindahkan karung pasir yang dipasang pengunjuk rasa anti-kudeta militer sebagai barikade untuk melindungi mereka dar aparat keamanan di Mandalay, Myanmar, Kamis (18/3/2021).

Seiring makin besarnya tekanan internasional, Tatmadaw justru kian brutal menghabisi demonstran prodemokrasi di seluruh penjuru Myanmar. Di tengah situasi yang memburuk, milisi-milisi dari golongan minoritas yang juga antipemerintah melihat celah untuk meraih simpati massa. Tak ayal, api dalam sekam di Myanmar bisa tereskalasi menjadi bara perang saudara dalam waktu yang singkat.

Cara militer Myanmar menekan demonstrasi memang sangat mengerikan. Hingga saat ini, lebih dari 550 orang meninggal dan ribuan lainnya terluka atau ditahan oleh Tatmadaw. Bahkan, pada puncaknya, para tentara membunuh lebih dari 100 masyarakat sipil dalam sehari, tak terkecuali anak-anak berusia 5 tahun.

Editor:
yohanwahyu
Bagikan