logo Kompas.id
β€Ί
Politik & Hukumβ€ΊMenteri yang Ingin Maju di...
Iklan

Menteri yang Ingin Maju di Pilpres 2024 Diingatkan untuk Jaga Etika Politik

Belum ada regulasi yang khusus mengatur aktivitas politik menteri, terutama sebelum kampanye pemilu, sehingga penting bagi setiap menteri mengutamakan etika politik dan tak lupa menjalankan tugas utama sebagai menteri.

Oleh
EDNA CAROLINE PATTISINA
Β· 1 menit baca
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) seusai bertemu di rumah dinas Airlangga di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (7/5/2022).
KOMPAS/PRAYOGI DWI SULISTYO

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) seusai bertemu di rumah dinas Airlangga di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (7/5/2022).

JAKARTA,KOMPAS – Para menteri yang berniat maju di Pemilu Presiden 2024 diingatkan untuk tidak melupakan tugas utama sebagai menteri. Etika politik juga harus diutamakan. Etika politik ini penting karena belum ada regulasi yang mengatur ketat aktivitas politik pejabat publik, terutama sebelum masa kampanye pemilu dimulai.

Sejumlah figur potensial calon presiden (capres) yang menjabat menteri terlihat aktif bersafari dalam beberapa hari terakhir. Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, misalnya, intens menemui sejumlah ulama pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Ia juga sempat menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga kerap disebut dalam sejumlah survei capres. Setiap pertemuan itu disebut sebagai pertemuan untuk silaturahmi Lebaran. Tidak ada pembicaraan politik.

Editor:
ANTONIUS PONCO ANGGORO
Bagikan