Buka Muktamar Wahdah Islamiyah, Wapres Ajak Umat Islam Terus Jaga Persatuan Bangsa
Wapres Ma’ruf Amin kembali menegaskan, hubungan antara agama dan negara, Islam dan Pancasila, sudah selesai sejak terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
JAKARTA, KOMPAS — Sebagai negara demokrasi, Indonesia menjamin warganya untuk berkumpul dan berserikat, baik membentuk, memilih, maupun bergabung dalam organisasi kemasyarakatan, sejauh tidak melenceng dari ideologi Pancasila. Oleh karena itu, sudah sepantasnya semua warga negara, termasuk umat Islam, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin ketika membuka Muktamar Ke-4 Wahdah Islamiyah secara virtual, Minggu (19/12/2021), mengungkapkan, Pancasila lahir sebagai buah kesepakatan pendiri bangsa. ”Hal ini harus dijaga demi keberlangsungan dan kemaslahatan bersama. Setiap sila di dalamnya mempersatukan segala bentuk keberagaman Nusantara yang sejatinya telah ada jauh sebelum republik ini dibentuk,” ujarnya.