logo Kompas.id
OpiniSabar dan Puasa
Iklan

psikologi

Sabar dan Puasa

Ada dua faktor tantangan dan rintangan yang menguji kesabaran selama berpuasa, yaitu sensasi fisik dan tantangan mental.

Oleh
AGUSTINE DWIPUTRI
· 1 menit baca
Warga memotret gedung-gedung di Taman Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (16/3/2024). Taman Hutan Kota GBK bisa menjadi salah satu tempat warga untuk <i>ngabuburit</i> menunggu berbuka puasa.
KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Warga memotret gedung-gedung di Taman Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (16/3/2024). Taman Hutan Kota GBK bisa menjadi salah satu tempat warga untuk ngabuburit menunggu berbuka puasa.

Walaupun tak ada yang disebut ”kepribadian puasa”, beberapa ciri kepribadian sering dibahas karena berkaitan erat dengan program berpuasa, antara lain sabar.

Psikologi berpuasa biasanya melibatkan proses dua arah. Ciri yang ada pada kita dapat memengaruhi kesuksesan dalam berpuasa dan proses puasa itu sendiri dapat meningkatkan ciri kepribadian kita.

Editor:
ICHWAN SUSANTO
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 13 dengan judul "Sabar dan Puasa".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan