logo Kompas.id
›
Opini›Obat Oral Covid-19
Iklan

Tajuk Rencana

Obat Oral Covid-19

Pengobatan Covid-19 makin praktis dengan kehadiran obat antivirus oral yang efikasinya cukup tinggi. Harga perlu diatur agar terjangkau masyarakat. Namun, vaksinasi tetap penting untuk meningkatkan pengendalian virus.

Oleh
Redaksi
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/fB2IiWzc1VNaKTrEFigIRddCaS0=/1024x695/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F01%2FSKOREA-HEALTH-VIRUS_101188460_1642091462.jpg
AFP/JUNG YEON-JE / POOL

Seorang pekerja di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, Kamis (13/1/2022), mengeluarkan kargo berisi obat antivirus buatan Pfizer, Paxlovid.

Obat antivirus oral baru untuk Covid-19 telah hadir dengan nama dagang Paxlovid. Obat produksi Pfizer ini setidaknya telah diimpor Inggris, Israel, dan Korea Selatan untuk mengendalikan infeksi Covid-19 di negara itu.

Obat ini diklaim mampu mengurangi risiko rawat inap atau kematian akibat Covid-19 sebesar 89 persen. Lebih tinggi daripada molnupiravir (Lagevrio) produksi Merck yang efikasinya sekitar 50 persen.

Editor:
A Tomy Trinugroho
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Obat Oral Covid-19".

Baca Epaper Kompas
Memuat data...
Memuat data...
Memuat data...