logo Kompas.id
OpiniPolemik ”Diagnosiskan”...
Iklan

Polemik ”Diagnosiskan” Covid-19

Adalah sebuah kehinaan bilamana ada oknum yang bermain mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan bangsa, mengambil keuntungan di atas penderitaan anak bangsa melawan keganasan Covid-19.

Oleh
BADRUL MUNIR
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/0UhR5Zvwu1JKtQjW2LIVHriqlQo=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F09%2FIMG_5716_1599369263.jpg
KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRA

Warga yang terjaring razia masker menjalani tes usap (swab) di Taman Digulis Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (6/9/2020).

Tuduhan membuat diagnosis Covid-19 atau ”mengcovidkan” semua pasien yang berobat ke rumah sakit sudah lama kita dengar, tetapi kali ini tuduhan dilontarkan orang di lingkar Istana, yakni Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Moeldoko mengecam RS agar tak gampang membuat diagnosis Covid-19 atau ”mengcovidkan” semua pasien hanya untuk mendapatkan keuntungan finansial bagi RS.

Adalah sebuah kehinaan bilamana ada oknum yang bermain mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan bangsa. Dan, jika tuduhan ini benar, sungguh tindakan yang sangat tercela mengambil keuntungan di atas penderitaan anak bangsa melawan keganasan Covid-19.

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan