Iklan
KETENAGAKERJAAN
Tapera Jadi Beban Tambahan Pekerja Kalsel dengan Upah Minimum
Tapera akan menjadi ”tambahan penderitaan rakyat” karena sebagian upah pekerja sudah dipotong untuk jaminan sosial lain.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2021%2F06%2F12%2F0c1beca3-78de-4773-91a0-b484c305762c_jpg.jpg)
Pekerja merampungkan pembangunan kompleks perumahan bersubsidi di kawasan Jampang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/6/2021).
BANJARMASIN, KOMPAS — Serikat pekerja atau buruh di Kalimantan Selatan turut menolak program Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Hal itu dikarenakan mayoritas pekerja masih menerima upah minimum, yang nilainya di bawah kebutuhan hidup layak. Tapera akan menjadi ”tambahan penderitaan rakyat” karena sebagian upah pekerja sudah dipotong untuk jaminan sosial lainnya.
Terjadi galat saat memproses permintaan.