logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊPeternak Ayam Keluhkan Harga...
Iklan

Peternak Ayam Keluhkan Harga Jagung Tembus Rp 7.000

Harga jagung lokal yang menjadi pakan ternak melambung diduga akibat pasokan berkurang akibat dampak El Nino. Peternak yang belum bergabung dengan koperasi pun mengeluh karena tidak bisa mengakses jagung subsidi.

Oleh
DEFRI WERDIONO
Β· 1 menit baca
Salah satu peternak di Desa Pohgajih, Kecamatan Selorajo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tengah memungut telur ayam dari kandang miliknya, beberapa waktu lalu.
KOMPAS/DEFRI WERDIONO

Salah satu peternak di Desa Pohgajih, Kecamatan Selorajo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tengah memungut telur ayam dari kandang miliknya, beberapa waktu lalu.

BLITAR, KOMPAS β€” Harga jagung, komponen utama pakan ayam petelur di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, naik sejak dua pekan terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah rendahnya harga dan serapan telur di tingkat peternak.

Saat ini, harga jagung lokal Rp 7.000-Rp 7.300 per kilogram atau naik dari sebelumnya Rp 6.600 per kilogram. Padahal, harga telur tidak beranjak dari Rp 21.000-Rp 22.000 per kg. Momen jelang Natal dan Tahun Baru belum mampu mendongkrak harga telur.

Editor:
Bagikan