Mitigasi
Tekan Potensi Banjir, Pemprov Kaltim Benahi Sungai dan Drainase
Selain menormalisasi sungai, Pemprov Kaltim meningkatkan kapasitas drainase untuk mengurangi potensi banjir di Kota Samarinda.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F07%2Fb9d079ff-0b8d-49a0-9aab-4e745d44f851_jpg.jpg)
Warga Kelurahan Kemindung Permai, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berjalan melintasi genangan banjir, Juni 2019.
BALIKPAPAN, KOMPAS — Guna menanggulangi banjir menahun di Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menormalisasi sejumlah aliran sungai sekaligus meningkatkan kapasitas drainase. Upaya itu diharapkan mengurangi dampak dan kerugian banjir di pusat pemerintahan provinsi ini.
Sebelumnya, Pemprov Kaltim menyatakan bakal menormalisasi Sungai Karang Mumus yang membelah Kota Samarinda untuk mengurangi potensi banjir. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Penataan Ruang Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mengatakan, upaya lain yang bakal dilakukan tahun ini adalah menormalisasi Sungai Karang Asam Besar.