gempa cianjur
Sapaan Hangat untuk Penyintas di Daerah Sulit Terjangkau
Memang, tidak ada tempat pengungsian nyaman di dunia ini. Semua pasti tidak ideal untuk penghuninya. Namun, menjamin terpenuhinya beragam hak dasar setidaknya menjadi sapaan hangat bagi penyintas.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F11%2F26%2Fa244092b-68b8-4ea4-90ce-40d099f20ebc_jpeg.jpg)
Tenda pengungsian di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022). Sebagian pengungsi memilih meninggalkan tenda demi mencari tempat yang lebih nyaman.
Penyintas gempa Cianjur di daerah sulit dijangkau mulai merasakan banyak perhatian. Ada banyak hal baru yang mereka rasakan di tengah suasana penuh keprihatinan.
Sela canda terdengar di depan salah satu tenda pengungsian di RT 003 RW 002 Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022) siang. Ina (38) bersama ibu-ibu lainnya menyortir baju bekas yang datang dari para donatur. Dia mengangkat satu gaun tanpa lengan berwarna abu-abu. Sambil berkerut, Ina menunjukkan setelan itu kepada teman-temannya.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 4 dengan judul "Menyapa yang Terpencil".
Baca Epaper Kompas