logo Kompas.id
NusantaraBantuan Stimulan bagi Petani...
Iklan

Bantuan Stimulan bagi Petani Program Lumbung Pangan di Sumba Tengah

Bantuan pemerintah bagi petani peserta program lumbung pangan nasional atau ”food estate” di Sumba Tengah, NTT bersifat stimulan. Bantuan benih, pupuk, dan pestisida maksimal untuk 2 hektar per petani.

Oleh
KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/7I-khdw7QE3gLblfttwsWPKBd1U=/1024x768/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F01%2F0b9a9c67-6804-4608-9250-b8324dcbfd53_jpg.jpg
KOMPAS/dokumen dinas pertanian dan ketahanan pangan Sumba Tengah

Para penyuluh, staf Dinas Pertanian Sumba Tengah, sopir, dan mekanik alat mesin pertanian siap bekerja menyukseskan program lumbung pangan nasional di Sumba Tengah.

WAIBAKUL, KOMPAS —  Bantuan pemerintah bagi petani peserta program lumbung pangan nasional atau food estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, lebih bersifat stimulan. Pemerintah mengalokasikan bantuan benih, pupuk, dan pestisida maksimal untuk kebutuhan dua hektar lahan. Adapun penyuluh lapangan mendampingi petani sesuai tugas dan fungsinya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumba Tengah Nyong Umbu Pari menyampaikan keterangan tertulis, Sabtu (15/1/2022), sebagai klarifikasi berita Kompas, Senin (10/1/2022) berjudul ”Keluh Kesah Petani Lumbung Pangan Nasional Sumba Tengah”. Menurut dia, terdapat beberapa informasi yang perlu diperjelas. Pengolahan lahan lumbung pangan diatur secara teknis dengan mempertimbangkan pemerataan pelayanan bagi 851 kelompok tani (poktan) dengan total 13.396 petani jagung dan padi.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan