Bencana Alam
Perantau NTT Berharap Ada Kabar Baik dari Lokasi Bencana di Desa
Perantau asal Nusa Tenggara Timur berharap kabar baik segera datang di tengah gangguan komunikasi dengan keluarga di kampung halaman yang terdampak bencana banjir dan longsor.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2F9f5b40ac-2ec1-4185-823c-4406fb2fa054_jpg.jpg)
Dampak banjir dan longsor di Desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/4/2021). Foto ini salah satu foto yang dibagikan di kalangan perantau asal NTT di Jabodetabek.
JAKARTA, KOMPAS — Gangguan jaringan internet dan telekomunikasi menyulitkan komunikasi antara perantau asal Nusa Tenggara Timur di Jabodetabek dan keluarga yang terdampak banjir serta longsor di kampung halaman. Mereka berharap kabar baik segera datang sembari berupaya menggalang bantuan kemanusiaan.
Siklon tropis Seroja memicu curah hujan lebat dan ekstrem di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dampaknya, terjadi banjir dan longsor yang melanda Kota Kupang, Flores Timur, Malaka Tengah, Lembata, Ngada, Alor, Sumba Timur, Rote Ndao, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, dan Ende.