covid-19
5.221 Tenaga Kesehatan di Sultra Belum Jalani Vaksinasi
Sebanyak 5.221 tenaga kesehatan di Sulawesi Tenggara belum mengikuti pemberian vaksin Covid-19. Mayoritas di antaranya terkendala faktor kesehatan, tetapi beberapa orang diduga masih takut dengan dampak vaksin.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F72e12192-cf97-4fa3-9a5b-d26315ffd85f_jpg.jpg)
Vaksinator menunjukkan vaksin Sinovac yang akan diberikan kepada penerima pertama vaksin di RSUD Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (14/1/2021).
KENDARI, KOMPAS — Sebanyak 5.221 tenaga kesehatan di Sulawesi Tenggara belum mengikuti pemberian vaksin Covid-19. Mayoritas di antaranya terkendala faktor kesehatan, tetapi beberapa orang diduga masih takut dengan dampak vaksin. Sejauh ini belum ada temuan dampak ikutan serius pada mereka yang telah menjalani vaksinasi di wilayah ini.
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sultra, sejak pertengahan Januari hingga Senin (22/2/2021), jumlah tenaga kesehatan (nakes) baik dokter, perawat, maupun petugas lainnya yang telah menjalani vaksinasi sebanyak 16.861 orang. Masih ada 5.221 orang nakes yang pelaksanaan vaksinasinya tertunda. Jumlah itu berdasarkan target awal sebelum ada perubahan kriteria penerima vaksin dari pemerintah pusat.