logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊHarga Cabai di Tegal...
Iklan

Harga Cabai di Tegal Melambung, Cabai Busuk Kembali Jadi Pilihan

Harga cabai dari semua jenis di sejumlah daerah di pantura Jateng terus meroket hingga tembus Rp 90.000 per kilogram. Sejumlah pembeli terpaksa membeli cabai busuk sebagai campuran karena tidak mampu membeli cabai segar.

Oleh
KRISTI UTAMI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/ELwLrd3oo4X7XV7k2Wu-pfVIwYc=/1024x721/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F2d74fad0-db78-4194-9cf2-7c53da85ef5d_jpg.jpg
KOMPAS/KRISTI DWI UTAMI

Pedagang cabai beraktivitas di Pasar Pagi Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021). Berdasarkan Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditas Jateng, rata-rata harga cabai dari semua jenis di kawasan pantura barat mulai naik pada minggu ketiga Desember 2020. Harga cabai rawit merah, misalnya, tembus Rp 90.000 per kilogram dari normalnya Rp 37.000 per kilogram.

TEGAL, KOMPAS β€” Cabai busuk kembali dipilih sebagian konsumen di Tegal, Jawa Tengah. Alasannya, harganya jauh lebih murah ketimbang cabai segar yang meroket hingga Rp 90.000 per kilogram.

Berdasarkan Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditas Jateng, rata-rata harga cabai di kawasan pantura barat mulai naik pada minggu ketiga Desember 2020. Harga cabai rawit merah, misalnya, naik dari Rp 37.000 per kilogram menjadi Rp 50.000 per kilogram. Pekan kedua Januari 2021, rata-rata harga cabai rawit merah tembus hingga Rp 90.000 per kg.

Editor:
Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan