logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊPasien Covid-19 Melonjak, RSUD...
Iklan

Pasien Covid-19 Melonjak, RSUD Dr Acmad Mochtar Bukittinggi Kewalahan

Rumah Sakit Umum Daerah Dr Achmad Mochtar Bukittinggi, Sumatera Barat, kekurangan perawat untuk ruang isolasi Covid-19.

Oleh
YOLA SASTRA
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/nl7bJV6kN1TeH0Snqm_m8VCthQA=/1024x684/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F05%2FWhatsApp-Image-2020-05-21-at-14.56.23-1_1590048413.jpeg
KOMPAS/YOLA SASTRA

Petugas pengambil sampel usap hidung membantu rekannya memasang masker pada tes usap massal di lantai IV Mal Pelayanan Publik Kota Padang, Pasar Raya Padang, Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/5/2020). Lokasi tes usap massal dipindahkan dari puskesmas dan rumah sakit ke Pasar Raya Padang karena sulit dijangkau pedagang dan pedagang khawatir berbaur dengan orang sakit.

PADANG, KOMPAS β€” Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Dr Achmad Mochtar Bukittinggi, Sumatera Barat, mulai kewalahan menangani pasien Covid-19 yang melonjak sejak Idul Adha. Jumlah perawat tidak sebanding dengan jumlah pasien yang masuk rumah sakit. Rumah sakit meminta bantuan tambahan perawat untuk ruang isolasi Covid-19.

Wakil Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi Dedi Herman, Sabtu (15/8/2020), mengatakan, sejak momen Idul Adha pada 31 Juli 2020, terutama dua minggu belakangan, pasien terkait Covid-19 yang masuk rumah sakit melonjak. Sementara itu, jumlah perawat di ruang isolasi Covid-19 tidak mencukupi.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan