PETERNAKAN
Pedagang Minta Penghentian Pengiriman Sapi dari NTB Ditunda
Persatuan Pedagang Hewan Nasional Indonesia Kabupaten Bima meminta Dinas Peternakan Nusa Tenggara Barat menunda kebijakan penghentian pengiriman sapi bali ke luar daerah.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F12%2F9882c554-359e-46a6-8d44-ab115b87cfc0_jpg.jpg)
Savana Doro Ncanga, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menjadi areal penggembalaan sapi, kuda, dan hewan lain. Dompu menjadi salah satu sentra ternak di NTB. Foto diambil pada 2018.
MATARAM, KOMPAS — Persatuan Pedagang Hewan Nasional Indonesia Kabupaten Bima meminta Dinas Peternakan Nusa Tenggara Barat menunda kebijakan penghentian pengiriman sapi bali ke luar daerah. Petani dan pengusaha ternak berharap memperoleh pendapatan dari pengiriman hewan kurban menjelang Idul Adha 2020.
Hal itu disampaikan Abdul Rauf, anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (21/12/2019), di Mataram, seusai dengar pendapat dengan Kepala Dinas Peternakan NTB Budi Septiani terkait protes Persatuan Pedagang Hewan Nasional Indonesia (Pepehani) Bima terhadap rencana penghentian pengiriman ternak sapi mulai Januari 2020.