Diplomasi Budaya
Kebudayaan, Pintu Kerja Sama Indonesia ke Pasifik
Budaya membuka pintu banyak hal yang bisa dikerjakan bersama-sama antara Indonesia dan negara-negara Kawasan Pasifik.

Para peserta residensi seniman bertajuk Harmony for The Pacific, Connecting Indonesia and the Pacific Through Culture and Shared Heritage yang berasal dari Indonesia dan negara-negara Pasifik sedang menggelar latihan bersama di Gedung Fiji Arts Council di Suva, Fiji, Selasa (24/9/2024). Puluhan seniman musik dan tari saling belajar dan berkolaborasi dalam kegiatan yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia di Suva, Fiji, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
SUVA, KOMPAS — Pendekatan Indonesia kepada negara-negara di kawasan Pasifik tidak cukup hanya melalui diplomasi kata-kata, tetapi membutuhkan tindakan nyata. Kebudayaan membuka pintu berbagai kerja sama yang bisa dikerjakan antara Indonesia dan negara-negara Pasifik.
Gagasan ini disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Fiji, Nauru, Kiribati, dan Tuvalu Dupito Simamora, Selasa (24/9/2024), di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suva, Fiji. ”Banyak hal yang bisa dilakukan Indonesia untuk negara-negara di Pasifik. Bentuknya tidak harus dalam skala besar, tetapi yang penting terus berkelanjutan,” ucapnya.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 4 dengan judul "Kebudayaan, Pintu Kerja Sama Indonesia ke Pasifik".
Baca Epaper Kompas