Timur Tengah
UNESCO Temukan Lima Bom di Masjid Agung Al-Nuri, Proses Restorasi Terhenti
Bom berdaya ledak tinggi itu ditemukan di dalam dinding selatan aula shalat. Pihak berwenang mengamankan daerah itu.

Dalam foto yang diambil, Selasa (4/7/2017), warga sipil Irak berjalan melintasi Masjid Agung Al-Nuri yang rusak berat dalam pertempuran antara pasukan Pemerintah Irak dan kelompok NIIS. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Sabtu (29/6/2024), mengumumkan temuan lima bom di dinding Masjid Agung. Bom tersebut merupakan sisa-sisa NIIS.
BAGHDAD, SABTU — Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menghentikan sementara kegiatan restorasi Masjid Agung Al-Nuri yang berada di Kota Mosul, Irak. Tim restorasi UNESCO menemukan lima bom di dinding masjid bersejarah itu. Bom itu merupakan sisa-sisa milik kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau NIIS.
UNESCO dalam pernyataannya, Sabtu (29/6/2024), mengatakan, bom berdaya ledak tinggi itu ditemukan di dalam dinding selatan aula shalat, Selasa (25/6/2024). “Bom itu disembunyikan di dalam bagian tembok yang dibangun kembali secara khusus,” demikian dijelaskan dalam pernyataan UNESCO.