logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊJadi Korban Kekerasan Siswa,...
Iklan

Jadi Korban Kekerasan Siswa, Guru di Inggris Raya sampai Takut Mengajar

Kekerasan di sekolah juga melanda Inggris Raya. Di sana, guru jadi korban kekerasan siswa hingga trauma mendalam.

Oleh
LUKI AULIA
Β· 1 menit baca
Putri Anne dari Inggris (kiri) berbincang-bincang dengan beberapa siswa dalam kunjungannya ke kelompok komunitas Off The Streets di Wellingborough, Inggris, 16 Februari 2024.
AP/POOL PHOTO/DARREN STAPLES

Putri Anne dari Inggris (kiri) berbincang-bincang dengan beberapa siswa dalam kunjungannya ke kelompok komunitas Off The Streets di Wellingborough, Inggris, 16 Februari 2024.

Kasus-kasus perundungan di lingkungan sekolah tidak hanya terjadi pada siswa, tetapi juga pada guru. Perilaku-perilaku pelecehan dan kekerasan verbal ataupun fisik terhadap guru meningkat pascapandemi Covid-19 atau sejak belajar mengajar di sekolah kembali pulih seperti sebelum pandemi. Perundungan terhadap guru banyak terjadi di Inggris Raya, khususnya Skotlandia, dan Amerika Serikat.

Tidak banyak kasus perundungan terhadap guru yang dilaporkan secara resmi ke pemerintah melalui persatuan atau serikat guru. Kasus-kasus itu cenderung ditutupi pihak sekolah. Guru pun enggan melapor karena takut pada orangtua siswa atau khawatir kemungkinan dituntut balik secara hukum dengan tudingan melakukan kekerasan terhadap anak atau siswa.

Editor:
MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan