gaya hidup
Pasar Barang Mewah Mengandalkan Konsumen China
Setidaknya 40 persen barang mewah global akan dibeli warga China pada 2025. China akan menjadi penggerak utama pasar barang mewah.

Pekerja perempuan tengah mengerjakan tas jinjing kulit Louis Vuitton di pabriknya di Juilley, Perancis, Jumat (12/10/2018). Louis Vuitton menjadi salah satu merek yang diburu konsumen China.
”Balas dendam” belum selesai di China. Kesulitan ke luar negeri, meski pembatasan telah dicabut, membuat pembalasan masih terus terjadi. Para produsen dan pemegang merek barang mewah suka itu dan berharap pembalasan terus berlangsung.
Pasar barang mewah terus bertumbuh di China. ”Kinerjanya melebihi pasar sektor dan komoditas lain,” kata Amrita Banta, Direktur Agility, lembaga riset pasar, kepada Reuters, Rabu (16/7/2023).
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 4 dengan judul "Pasar Barang Mewah Andalkan China".
Baca Epaper Kompas