PENANGANAN PANDEMI
Komunikasi Risiko Tentukan Keberhasilan Penanganan Pandemi
Komunikasi risiko menentukan keberhasilan pengendalian pandemi Covid-19 di masyarakat. Berbagai perbaikan pun perlu dilakukan karena pandemi belum berakhir.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2F321cbf70-460e-4f66-8698-ffa2b3f26908_jpg.jpg)
Spanduk imbauan untuk selalu mengenakan masker di saat pandemi Covid-19 terpasang di kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (11/7/2021). Walaupun pemerintah selalu menekankan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat luas agar penyebaran virus SARS-CoV-2 dapat ditekan, kenyataan di lapangan masih banyak warga yang mengabaikannya.
JAKARTA, KOMPAS — Komunikasi dinilai menjadi kunci untuk mendukung pengendalian pandemi Covid-19 yang optimal. Komunikasi tersebut tidak hanya dari pemerintah kepada masyarakat, tetapi juga antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Ketua Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Amin Abdullah mengatakan, selama hampir dua tahun pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, komunikasi risiko yang dijalankan pemerintah belum terbangun dengan baik. Berbagai pendekatan perlu dilakukan agar penanganan pandemi optimal, termasuk untuk mengantisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 1 dengan judul "Komunikasi Risiko Tentukan Keberhasilan Penanganan Pandemi".
Baca Epaper Kompas