logo Kompas.id
β€Ί
Ilmu Pengetahuan & Teknologiβ€ΊManusia Picu Perubahan...
Iklan

Manusia Picu Perubahan Perilaku Sebagian Mamalia

Oleh
Ichwan Susanto/Nature
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/aVWHsiuxWK21fsBVTVRLonkLNBk=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F06%2Fkompas_tark_26531776_80_1.jpeg
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Kebakaran, pembalakan, perambahan, dan perburuan satwa dilindungi merupakan ancaman terbesar dalam kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang di batas Jambi-Sumatera Selatan, April Lalu. Keberadaan polisi hutan dari balai taman nasional setempat tidak memadai untuk mengamankan hutan gambut itu dari kerusakan. Di beberapa tempat di dunia, aktivitas manusia juga picu perubahan perilaku mamalia.

Aktivitas manusia mengubah perilaku beberapa mamalia di seluruh dunia lebih aktif di malam hari. Perilaku yang dilakukan guna menghindari perjumpaan dengan manusia itu rentan memicu efek merugikan jangka panjang bagi mamalia itu sendiri.

Dalam jurnal Science, 14 Juni 2018, peneliti menganalisa 76 publikasi penelitian yang memantau aktivitas 62 spesies mamalia (termasuk hewan nokturnal atau aktif saat malam hari) di enam benua. Mereka membandingkan aktivitas spesies pada malam hari selama periode waktu dan lokasi dengan tingkat gangguan manusia yang tinggi, seperti musim berburu atau daerah yang punya banyak jalan, dengan malam hari saat minim aktivitas manusia.

Editor:
Bagikan