logo Kompas.id
›
Humaniora›Jangan Setengah Hati Menjaga...
Iklan

KESEHATAN

Jangan Setengah Hati Menjaga Hati

Penanggulangan hepatitis perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari upaya pencegahan sampai pengobatan. Penyakit yang berkaitan dengan hati ini perlu dilakukan dengan sepenuh hati.

Oleh
DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
Seorang petugas medis mengambil sampel darah pengguna narkoba untuk pemeriksaan hepatitis C, di North Richmond Community Health, di Melbourne, Australia, Senin (17/4/2023). Hal ini merupakan bagian dari layanan pengurangan dampak buruk narkoba.
KOMPAS/EVY RACHMAWATI

Seorang petugas medis mengambil sampel darah pengguna narkoba untuk pemeriksaan hepatitis C, di North Richmond Community Health, di Melbourne, Australia, Senin (17/4/2023). Hal ini merupakan bagian dari layanan pengurangan dampak buruk narkoba.

Hepatitis, terutama hepatitis B dan C, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dihadapi dunia. Penyakit tersebut dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada organ hati berupa sirosis hingga kanker hati.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada 296 juta orang yang terinfeksi hepatitis B dan 58 juta orang yang terinfeksi hepatitis C kronik pada 2019. Lebih dari satu juta orang dilaporkan meninggal setiap tahun akibat hepatitis B dan hepatitis C.

Editor:
ADHITYA RAMADHAN
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 8 dengan judul "Jangan Setengah Hati Menjaga Hati".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Memuat data...
Memuat data...