Pendidikan Vokasi
SMK Kelautan dan Perikanan Dukung Ekonomi Maritim
Potensi pendidikan vokasi untuk mendukung pengembangan ekonomi sesuai potensi daerah perlu dioptimalkan. Sejumlah SMK kelautan dan perikanan menunjukkan kiprahnya mendukung ekonomi berbasis maritim.

SMK Puger di Jember, Jawa Timur, mengembangkan teaching factory tambak udang vaname bersama mitra industri dengan dukungan program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan. Program ini dapat mendukung pengembangan usaha tambak udang vaname di wilayah ini dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kesiapan sumber daya manusia dari SMK.
JAKARTA, KOMPAS — Penguatan sekolah menengah kejuruan atau SMK dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Kehadiran SMK hingga pelosok desa tidak hanya mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia untuk mendukung produktivitas dunia usaha dan dunia industri, tetapi juga mampu menumbuhkan dan menggerakkan potensi-potensi ekonomi di daerah dan juga di Indonesia.
Kepala SMK Puger di Jember Kuntjoro Basuki yang dihubungi dari Jakarta, Senin (20/3/2023), mengatakan, sekolah kelautan dan perikanan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berbasis maritim. ”Indonesia butuh anak-anak muda yang dapat memanfaatkan potensi laut Indonesia. Salah satunya untuk masuk dalam industri budidaya perikanan yang sebenarnya masih banyak membutuhkan tenaga kerja dan wirausaha,” katanya.