logo Kompas.id
β€Ί
Humanioraβ€ΊSerangan Digital terhadap...
Iklan

Serangan Digital terhadap Media dan Jurnalis Semakin Masif

Sepanjang 2022, sejumlah media dan jurnalis mengalami beragam serangan digital. Masifnya kekerasan di ranah daring ini mengancam kebebasan pers di Indonesia.

Oleh
TATANG MULYANA SINAGA
Β· 1 menit baca
Aksi jurnalis di depan Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Aksi tersebut terkait dengan kekerasan yang dialami jurnalis di daerah itu.
KOMPAS/FRANSISKUS PATI HERIN

Aksi jurnalis di depan Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Aksi tersebut terkait dengan kekerasan yang dialami jurnalis di daerah itu.

JAKARTA, KOMPAS β€” Serangan di ranah digital yang menyasar media dan jurnalis sepanjang 2022 semakin masif. Hal ini mengganggu kerja jurnalistik dan mencederai kebebasan pers di Tanah Air.

Laporan catatan akhir tahun Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) pada tahun ini mengungkap berbagai serangan digital serta bentuk ancaman lain terhadap wartawan dan media. Serangan itu, di antaranya, berupa peretasan, DDos (distributed denial of service) atau penolakan layanan secara terdistribusi, dan chat bombing atau gelontoran pesan berisi tautan dan beragam konten dari nomor yang tidak dikenal.

Editor:
ADHITYA RAMADHAN
Bagikan