MONOLOG MUSIKAL
120 Menit Kegundahan Inggit
Setelah tertunda dua tahun selama pandemi Covid-19, pentas musikal monolog Inggit akhirnya terlaksana pada 20-21 Mei 2022. Happy Salma cemerlang memerankan Inggit Garnasih yang menolak dipoligami Sukarno.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F21%2F449b7687-6ab6-4f26-b522-5a7891855740_jpg.jpg)
Pementasan Teater Musikal Monolog Inggit Garnasih di Ciputra Artpreneur, Kamis (18/5/2022). Monolog Happy Salma yang memerankan Inggit Garnasih ini terinspirasi dari roman Kuantar ke Gerbang karya Ramadhan KH yang mengeksplorasi lapisan-lapisan emosi yang dirasakan oleh Inggit selama 20 tahun menjalani pernikahan dengan Soekarno.
Keteguhan Inggit Garnasih dalam pentas monolog Inggit yang diperankan Happy Salma semakin menguat dan bersinar dalam pementasan ke-14 kalinya. Pertunjukan yang berlangsung di gedung Ciputra Artpreneur Theatre itu dibalut orkestra, paduan suara, koreografi, serta permainan lampu dan tata multimedia yang ciamik. Sikap Inggit yang emoh dimadu oleh laki-laki nomor satu bergema dari jantung kota.
"Tadi pagi itu kami diberangkatkan dengan mobil sedan. Aku duduk di belakang di sebelah kiri, Kusno di sebelah kanan, di tengah-tengah Kartika,” ucap Inggit di babak awal pementasan.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 18 dengan judul "120 Menit Kegundahan Inggit".
Baca Epaper Kompas