logo Kompas.id
›
Gaya Hidup›Mobil-mobil China yang...
Iklan

Mobil-mobil China yang Merajalela

Jenama asal China berdatangan di Indonesia karena tergiur pasar besar. Ekspansi ini juga terjadi di banyak negara.

Oleh
HERLAMBANG JALUARDI, DWI BAYU RADIUS
· 0 menit baca
Pabrikan otomotif asal China, BYD, untuk pertama kalinya mengikuti pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2/2024). Dalam ajang IIMS 2024 tersebut BYD Motor Indonesia juga merilis harga resmi untuk produk-produk mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia.
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Pabrikan otomotif asal China, BYD, untuk pertama kalinya mengikuti pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2/2024). Dalam ajang IIMS 2024 tersebut BYD Motor Indonesia juga merilis harga resmi untuk produk-produk mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia.

Ekspansi jenama mobil asal China terasa makin gencar dalam satu tahun belakangan. Jenama Wuling, DFSK, Chery, atau MG—merek kelahiran Inggris yang diakuisisi perusahaan China, SAIC Motor—sudah terlebih dulu wara-wiri di jalanan Indonesia. Kuartal pertama 2024 dipastikan ada empat jenama yang siap masuk, yakni BYD, Great Wall Motor, Jetour, dan BAIC. Ekspansi ini juga terjadi di pasar global.

Kemunculan pemain baru asal China mulai kuat terendus pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Agustus 2023. Saat itu, jenama Neta memunculkan dirinya. Selain itu, ada pula jenama Haval, Tank, dan Ora, yang kelak tergabung dalam payung Great Wall Motor (GWM).

Editor:
DAHONO FITRIANTO
Bagikan